▴DPPPAPMD Kabupaten Purworejo▴ - Rapat Koordinasi Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (TP UKS) dan Komisi Penanggulangan AIDS
- WORKSHOP INTERAKTIF AKU PEDULI, SEKOLAH HARMONI MENJADI PELOPOR BUDAYA PEDULI, SALING MENGHARGAI, DAN BERTUMBUH BERSAMA
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Dari Suara Anak Menuju Komitmen Bersama
- Parenting Mendidik Anak di Era Digital di SDN Karangrejo Kutoarjo
- Focus Group Discussion (FGD) Pembentukan Sanggar Sekolah Perempuan Cerdas Masa Kini (SERAT KARTINI)
- Rapat Persiapan Pelaksanaan Rembugan Bocah Purworejo (RBP) Dalam Rangka Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026
- Penyerahan Pengurangan Masa Pidana dan Ijazah Pendidikan Kesetaraan Tahun Ajaran 2025/2026
- KEGIATAN GENDING SETU LEGI (GSL) DALAM RANGKA PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL KE 42 TAHUN 2026
- Sosialisasi pencegahan perundungan/bullying di RA dan MI Imam Puro Sutoragan Kecamatan Kemiri
- Rapat Persiapan Bintek Posyandu Kab. Purworejo
WORKSHOP INTERAKTIF AKU PEDULI, SEKOLAH HARMONI MENJADI PELOPOR BUDAYA PEDULI, SALING MENGHARGAI, DAN BERTUMBUH BERSAMA
WORKSHOP INTERAKTIF AKU PEDULI, SEKOLAH HARMONI MENJADI PELOPOR BUDAYA PEDULI, SALING MENGHARGAI, DAN BERTUMBUH BERSAMA
Berita Terkait
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Dari Suara Anak Menuju Komitmen Bersama0
- Parenting Mendidik Anak di Era Digital di SDN Karangrejo Kutoarjo0
- Focus Group Discussion (FGD) Pembentukan Sanggar Sekolah Perempuan Cerdas Masa Kini (SERAT KARTINI)0
- Rapat Persiapan Pelaksanaan Rembugan Bocah Purworejo (RBP) Dalam Rangka Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 20260
- Penyerahan Pengurangan Masa Pidana dan Ijazah Pendidikan Kesetaraan Tahun Ajaran 2025/20260
- KEGIATAN GENDING SETU LEGI (GSL) DALAM RANGKA PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL KE 42 TAHUN 20260
- Sosialisasi pencegahan perundungan/bullying di RA dan MI Imam Puro Sutoragan Kecamatan Kemiri 0
- Forum Anak Goes To School (FAGTS) di Ponpes An Nawawi Mlilir Jetis, Kec. Loano0
- Forum Anak Goes To School (FAGTS) di Ponpes An Nawawi Berjan Purworejo0
- Forum Anak Goes to School di SDN Keseneng0
Berita Populer
- KP SPAM SEBAIKNYA MENJADI UNIT USAHA BUMDES
- Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 32 Tahun 2025
- 118 Desa mulai input kuesioner Indeks Desa Membangun (IDM) secara online
- RAPAT KOORDINASI UPDATING DATA PRODESKEL DAN INDEKS DESA MEMBANGUN (IDM) TAHUN 2024
- Rapat Koordinasi Posyandu 6 SPM Permendagri 13 tahun 2025
- Dialog Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
- Pelatihan Aplikasi pelaporan bankeu kepada pemdes PAK BEJO di Kecamatan Butuh
- Rakor TPPS Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2024
- SOSIALISASI DAN PEMINATAN KESANGGUPAN DESA DALAM PROGRAM HID MAMA
- Hari Jadi ke- 17 Gema Desa 2025 di Stadion Manahan Solo

Dalam rangka Memperingati Hari Anak Nasional ke 42 Tahun 2026, Pawiro Sastro Foundation bekerjasama dengan Alumni Muda Ganesha serta Dinas Pendidikan pada hari Kamis Tanggal 30 Juli 2026 jam 07.00 – 11.00 WIB bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purwore menyelenggarakan Workshop Interaktif bagi perwailan siswa SMA/SMK Se Kabupaten Purworejo dengan tema Aku Peduli, Sekolah Harmoni menjadi pelopor budaya peduli, dan bertumbuh bersama. DPPPAPMD yang diwakili oleh Ibu Heny Safaryuni Tataningsih, SH. M.AP. memberikan sosialisasi stop bullying. Kegiatan diikuti oleh 100 siswa SMA/SMK se Kabupaten Purworejo.
Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa Perilaku bullying atau perundungan pada remaja bukan lagi sekadar "candaan" biasa, melainkan sebuah bentuk penindasan sengaja yang berulang. Fenomena ini terjadi akibat dinamika kelompok, pencarian jati diri yang keliru, hingga minimnya kontrol emosi
Bentuk-bentuk bullying yang sering melanda remaja meliputi:
• Verbal: Ejekan, hinaan, menyebarkan rumor buruk, atau mencemooh.
• Fisik: Memukul, mendorong, menendang, atau merusak barang milik korban.
• Relasional/Sosial: Pengucilan, pengabaian, dan menghancurkan reputasi pertemanan.
• Cyberbullying: Perundungan digital lewat media sosial, pesan teror, atau komentar jahat.
Dampak Nyata pada Remaja
Remaja yang terjebak dalam ekosistem perundungan—baik sebagai korban maupun saksi—menghadapi risiko yang serius, antara lain:
• Kesehatan Mental: Memicu kecemasan ekstrem, stres, depresi berat, hingga trauma.
• Akademik: Menurunnya konsentrasi belajar, hilangnya minat sekolah, hingga penurunan prestasi.
• Kesehatan Fisik: Mengganggu pola tidur (insomnia) hingga memicu keluhan fisik akibat stres kronis.
Pada kesempatan tersebut ada diskusi mengenai beberapa kasus kekerasan terhadap anak, dan diminta menganalisa dan memeberikan jawabannya dengan melakukan presentasi serta dilakukan deklarasi Aku Peduli Sekolah Harmoni
Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan agen perubahan di sekolah-sekolah terkait pencegahan kekerasan terhadap anak di sekolah untuk menjadi pelopor dan pelapor. Memberikan apresiasi untuk Prawiro Sastro Foundation yang peduli akan pendidikan Anak.







