Sosialiasi Bersama Stop Tindakan Bullying, Fenomena Sosial Perilaku Remaja di SDN Sidomulyo Kecamatan Purworejo
Sosialiasi Bersama Stop Tindakan Bullying, Fenomena Sosial Perilaku Remaja di SDN Sidomulyo Kecamatan Purworejo

By DPPPAPMD KAB PURWOREJO 17 Jul 2026, 10:55:11 WIB Pemerintahan
Sosialiasi Bersama Stop Tindakan Bullying, Fenomena Sosial Perilaku Remaja di SDN Sidomulyo Kecamatan Purworejo

Pada hari Rabu 15 Juli 2025 pukul 08.30 – 11.00  WIB bertempat di Pendopo Balai Desa Sidomulyo Purworejo, DPPPAPMD Kab. Purworejo DPPPAPMD yang dihadiri oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) ibu Heny Safaryuni Tataningsih, SH. M.AP. memberikan sosialisasi pencegahan perundungan/bullying dengan tema BESTIE : Bersama Stop Tindakan Bullying, Fenomena Sosial Perilaku Remaja.
Kegiatan diikuti oleh 289 murid kelas 1 s.d 6 SDN Sidomulyo  Purworejo. Kegiatan ini bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Acara Dibuka oleh Ibu Kepala SDN Sidomulyo dan dihadiri oleh Ketua Komite dan Kepala Desa Sidomulyo.

Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa BESTIE (Bersama Stop Tindakan Bullying) merupakan sebuah jargon, tema kampanye, atau gerakan edukasi anti-perundungan yang berfokus pada pemutusan mata rantai kekerasan guna menciptakan lingkungan sosial remaja yang sehat, aman, dan berprestasi. Pemanfaatan kata "Bestie" (istilah gaul remaja untuk sahabat dekat) dipakai secara strategis agar pesan sosialisasi lebih mudah diterima oleh generasi.

Memahami Fenomena Sosial Perilaku Bullying Remaja
Perilaku bullying atau perundungan pada remaja bukan lagi sekadar "candaan" biasa, melainkan sebuah bentuk penindasan sengaja yang berulang. Fenomena ini terjadi akibat dinamika kelompok, pencarian jati diri yang keliru, hingga minimnya kontrol emosi
Bentuk-bentuk bullying yang sering melanda remaja meliputi: 
•    Verbal: Ejekan, hinaan, menyebarkan rumor buruk, atau mencemooh.
•    Fisik: Memukul, mendorong, menendang, atau merusak barang milik korban.
•    Relasional/Sosial: Pengucilan, pengabaian, dan menghancurkan reputasi pertemanan.
•    Cyberbullying: Perundungan digital lewat media sosial, pesan teror, atau komentar jahat. 

Dampak Nyata pada Remaja
Remaja yang terjebak dalam ekosistem perundungan—baik sebagai korban maupun saksi—menghadapi risiko yang serius, antara lain: 
•    Kesehatan Mental: Memicu kecemasan ekstrem, stres, depresi berat, hingga trauma.
•    Akademik: Menurunnya konsentrasi belajar, hilangnya minat sekolah, hingga penurunan prestasi.
•    Kesehatan Fisik: Mengganggu pola tidur (insomnia) hingga memicu keluhan fisik akibat stres kronis.

Strategi "BESTIE" dalam Mencegah Perundungan
Untuk menghentikan fenomena ini, gerakan bersama harus diwujudkan melalui aksi-aksi nyata berikut:
1.    Jadilah Teman Sebaya yang Strategis (Peer Support). 
Teman sebaya memegang peran kunci dalam mendeteksi dini bullying. Berhentilah menjadi penonton pasif (bystander). Jika melihat penindasan, segera bela korban atau alihkan perhatian pelaku. 
2.    Budayakan Empati dan Komunikasi Positif
Edukasi di sekolah harus menekankan keterampilan sosial, regulasi emosi, dan kebiasaan saling menghargai. Berhenti membiarkan budaya saling mengejek verbal.
3.    Bangun Kepercayaan Diri Korban
Bantu korban untuk tetap tenang, berani menatap mata pelaku, serta tidak menunjukkan sikap takut agar pelaku merasa bosan.
4.    Sediakan Ruang Aman untuk Berani Bicara (Speak Up)
Korban sering kali takut mengadu karena ancaman. Pihak sekolah atau komunitas perlu memfasilitasi kanal pengaduan yang aman dan rahasia. Korban atau saksi juga bisa menghubungi hotline nasional di nomor 129 atau layanan aduan UPT PPA.
Mari bersama-sama kita gaungkan gerakan BESTIE demi mewujudkan masa depan remaja Indonesia yang sehat jiwa, raga, dan sosialnya.

Semua siswa mengikuti dengan baik dan aktif bertanya dan bernyanyi. SDN Sidomulyo Purworejo berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan lagi dikesempatan lain karena bisa menjadi bekal siswa/siswi agar terhindar dari kekerasan verbal maupun non verbal.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment