Pelatihan Pembekalan Pengasuhan Keluarga Rentan Kabupaten Purworejo Tahun 2026 di Desa Candi
Pelatihan Pembekalan Pengasuhan Keluarga Rentan Kabupaten Purworejo Tahun 2026 di Desa Candi

By DPPPAPMD KAB PURWOREJO 04 Mar 2026, 13:20:25 WIB Pemerintahan
Pelatihan Pembekalan Pengasuhan Keluarga Rentan Kabupaten Purworejo Tahun 2026 di Desa Candi

Rabu 4 Maret 2026 pukul 09.00 WIB - selesai bertempat di Aula Desa Candi Kecamatan Ngombol, DPPPAPMD Kabupaten Purworejo melalui bidang PPPA bersama Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Purworejo dan Mahasiswa Magang UMPurworejo dilaksanakan Pelatihan Pembekalan Pengasuhan Keluarga Rentan Kabupaten Purworejo Tahun 2026. Acara dibuka oleh Kades Candi Bapak Indaryanto yang menyampaikan terimakasih kepada peserta yang sudah hadir.
Pelatihan ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas orang tua atau pengasuh dalam memberikan perawatan yang layak, aman, dan penuh kasih sayang guna mencegah penelantaran serta kekerasan terhadap anak.
Penyampaian materi pertama pencegahan perkawinan anak oleh Operator Layanan Operasional Bidang PPPA Reti Nursani, SE.
Faktor utama penyebab perkawinan anak :
1. Faktor Ekonomi (Kemiskinan): Kemiskinan sering memaksa orang tua menikahkan anaknya untuk mengurangi beban biaya hidup rumah tangga.
2. Pendidikan Rendah & Putus Sekolah: Kurangnya akses atau rendahnya pendidikan membuat anak tidak memiliki aktivitas lain, sehingga pernikahan dianggap jalan keluar.
3. Kehamilan di Luar Nikah/Seks Bebas: Pergaulan bebas dan akses mudah ke pornografi meningkatkan risiko kehamilan tidak diinginkan, yang sering berujung pada pernikahan dini.
4. Adat Istiadat & Budaya: Di beberapa komunitas, ada tradisi atau norma yang mewajibkan atau menganggap wajar pernikahan usia muda.
5. Pola Asuh & Tekanan Orang Tua: Pola asuh yang kurang baik atau pemahaman orang tua yang minim mengenai risiko pernikahan dini sering menjadi pemicu utama.
6. Faktor Lingkungan & Media Sosial: Pengaruh teman sebaya dan dampak negatif teknologi/media sosial mendorong remaja meniru tren nikah muda. 

Selanjutnya penyampaian materi kedua oleh Ketua PUSPA Kabupaten Purworejo dengan tema Bangun Ketahanan Keluarga Agar Makin Harmonis.
Ketahanan keluarga adalah bagaimana keluarga mampu bangkit setiap ada masalah yang datang. Membangun keluarga dengan awal yang baik menjadi langkah pertama dalam membangun ketahanan keluarga, seperti menikah sesuai dengan keyakinan agama masing-masing juga sesuai dengan peraturan negara.
Komunikasi menjadi senjata utama dalam membangun ketahanan keluarga dimana mencakup adanya kerjasama, kesetaraan gender, saling peduli dan menerima juga tidak lupa saling terbuka. Sehingga dapat meningkatkan keharmonisan keluarga.

Dan materi terakhir pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak oleh Mahasiswa Magang UMPurworejo.
Langkah pencegahannya :
1. Edukasi & Sosialisasi: Memberikan pemahaman mengenai hak-hak perempuan dan anak, serta pendidikan moral sejak dini.
2. Komunikasi & Pengawasan: Membangun komunikasi terbuka dalam keluarga dan meningkatkan pengawasan lingkungan sekitar.
3. Pemberdayaan Ekonomi: Membantu meningkatkan ekonomi keluarga untuk mengurangi risiko kekerasan.
4. Peran Aktif Masyarakat: Masyarakat harus peka dan tidak menormalisasi kekerasan, serta berani melaporkan tindak kekerasan ke pihak berwajib (Kepolisian, KPAI, atau dinas terkait).
5. Penegakan Hukum & Pendampingan: Perlu adanya penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku dan penyediaan sarana prasarana perlindungan serta pendampingan maksimal bagi korban.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment