▴DPPPAPMD Kabupaten Purworejo▴ - Survey Calon Lokasi TMMD di Desa Somoleter
- Pelatihan PARALEGAL Bagi Kader PKK Kabupaten Purworejo Hari Kedua
- Pelatihan PARALEGAL Bagi Kader PKK Kabupaten Purworejo
- Rapat Persiapan Pembinaan Posyandu 6 SPM
- Pelatihan Parenting Beresiko Psikologi di Balai Desa Kemanukan Kecamatan Bagelen
- Peresmian Anggota BPD se Kecamatan Kaligesing Tahun 2026
- Pelantikan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Grabag
- Sosialisasi Penjelasan Teknis Evaluasi Pemahaman RPL Program Khusus Jenjang Administrator
- Serah Terima Jabatan Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas I Kutoarjo
- Senam Ceria Bersama Serat Kartini di Desa Pogungkalangan
Pelatihan PARALEGAL Bagi Kader PKK Kabupaten Purworejo
Pelatihan PARALEGAL Bagi Kader PKK Kabupaten Purworejo
Berita Terkait
- Rapat Persiapan Pembinaan Posyandu 6 SPM0
- Puncak Hari UMKM Nasional ke XI Kabupaten Purworejo Tahun 20260
- Identifikasi Pasar Desa Tahun 20260
- Upacara Penutupan TMMD Reguler ke 129 Tahun 2026 Desa Watuduwur0
- Peringatan HKG PKK Kabupaten Purworejo Ke 54 Tahun 2026, Pelantikan Ka TP PKK Pengukuhan Ka TP POSYANDU Kecamatan Bagelen Pelatihan Peningkatan Mutu Kader PKK Tahun 20260
- Rapat Penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Pelaksanaan Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penuruan Stunting Tahun 20260
- Rapat Persiapan Pelaksanaan Upacara penutupan TMMD Reguler 129 tahun 20260
- Rapat Koordinasi Upacara Penutupan TMMD Reguler ke-129 Desa Watuduwur Kecamatan Brun0
- Rapat Persiapan Bintek Posyandu Kab. Purworejo0
- Upacara Pembukaan TMMD Reguler ke-129 di Desa Watuduwur Kecamatan Bruno0
Berita Populer
- KP SPAM SEBAIKNYA MENJADI UNIT USAHA BUMDES
- Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 32 Tahun 2025
- 118 Desa mulai input kuesioner Indeks Desa Membangun (IDM) secara online
- RAPAT KOORDINASI UPDATING DATA PRODESKEL DAN INDEKS DESA MEMBANGUN (IDM) TAHUN 2024
- Rapat Koordinasi Posyandu 6 SPM Permendagri 13 tahun 2025
- Dialog Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
- Pelatihan Aplikasi pelaporan bankeu kepada pemdes PAK BEJO di Kecamatan Butuh
- Rakor TPPS Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2024
- SOSIALISASI DAN PEMINATAN KESANGGUPAN DESA DALAM PROGRAM HID MAMA
- Hari Jadi ke- 17 Gema Desa 2025 di Stadion Manahan Solo

Pelatihan PARALEGAL Bagi Kader PKK Kabupaten Purworejo Selasa, 8 September 2026 Pukul 08.00 WIB - selesai di Aula Kantor PKK Kab. Purworejo. Peserta sejumlah 80 orang terdiri dari TP. PKK Kecamatan dan TP. PKK Kabupaten. Sambutan dan pengarahan Ka.TP.PKK Kab.Pwr: Pendidikan dan Pelatihan Paralegal dengan peserta kader PKK ini merupakan langkah nyata dan strategis dalam mendekatkan akses keadilan kepada masyarakat, khususnya masyarakat desa yang selama ini masih menghadapi keterbatasan pengetahuan, pemahaman dan pendampingan hukum. Bagi para peserta diklat, diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan dan aparat penegak hukum dalam memberikan edukasi, pendampingan awal serta rujukan hukum yang tepat bagi masyarakat.
Pengisian materi Pengantar Hukum dan Demokrasi “Peran Strategis Paralegal Dalam Negara Hukum dan Demokrasi” oleh: Dr. H. Sugeng Riyadi,SH,MH. Kadiv PPDO LBH Perisai Kebenaran. Antara lain: Konsep negara hukum di Indonesia, Unsur-unsur negara hukum dan demokrasi, Peran PARALEGAL dalam tegaknya hukum. Pengisian materi Bantuan Hukum dan Advokasi oleh Rina Desy Ariyanti,SH,MH dari Kantor Wilayah Kementrian Hukum Jateng. Antara lain: Penyelenggara bantuan hukum dan pemberi bantuan hukum. Peran PARALEGAL: memberikan informasi dan penyuluhan hukum, membantu masyarakat memahami prosedur hukum, membantu mengumpulkan fakta dan dokumen, memediasi konflik sederhana, melakukan pencatatan kasus, menghubungkan masyarakat dengan advokat/LBH, paralegal tidak boleh menadatangai atau membuat dokumen hukum sebagai kuasa hukum mawakili klien di pengadilan, memeberikan pendapat hukum profesiaonal setara advokat. Pengisisan materi Struktur mayarakat oleh Mega Putri Rahayu,SH dari Advokat Organisasi Bantuan Hukum Yayasaan Adil Indonesia. Antara lain: Relasi sosial dengan lingkungan sosial. Manusia berinteraksi dengan lingkungan sosial, yaitu hubungan antar individu, kelompok, dan antara individu dengan kelompok. Relasi sosial dapat dibangun melalui gotong royong, kerja sama, akomodasi, asimilasi, dan akulturasi. Relasi sosial dapat mempererat tali persaudaraan, mempercepat penyelesaian proyek, dan menciptakan kehidupan yang harmonis. Relasi sosial dapat terjalin karena adanya rasa simpati, empati, dan kepedulian terhadap sesama.







